Bagai seekor burung yang baru keluar dari cangkang telurnya, atau seperti kepompong yang sedang berjuang menjadi seekor kupu kupu. Begitu juga dengan manusia yang baru selesai menuntut ilmu, seakan baru menapaki dunia yang sesungguhnya, baru mengenal dunia yang sebenarnya. Bahwasanya di luar sana tidak seperti apa yang di bayangkan selagi ia masih duduk di bangku kuliah. Begitu banyak kerikil kerikil tajam yang siap menghambat langkah kakinya. Begitu banyak rupa rupa mereka yang akan menjadi pesaingnya. Begitu banyak mata yang akan menatapnya dengan penuh keremehan tetapi ada juga yang akan membimbing nya hingga menuju kesuksesan.
Membentuk seseorang menjadi sesuatu yang bernilai sangatlah tidak gampang, membentuk seseorang yang belum tahu apa apa menjadi serba tahu, yang tidak bisa menjadi serba bisa, sangat lah sulit. Terkadang kita harus menjelma bukan menjadi seorang atasan tapi menjadi seorang teman, bukan menjadi seorang mentor tetapi menjadi partner kerja, bahkan malah bersikap sebagai seorang kakak yang ingin mengayomi adik adiknya.
Sebuah kebanggaan dan kepuasan diri tercipta setelah berhasil membentuk mereka menjadi seorang yang bisa di andalkan. Ingatlah bahwa di luar sana masih banyak orang yang ingin seperti dirimu sekarang, ingin berada di posisimu sekarang. Maka hargailah waktumu, dirimu, orang orang yang menginginkan kebahagiaanmu bahkan mereka yang di sekeliling mu yang ingin di bahagiakan olehmu. Waktumu saat ini sangat berharga, posisimu saat ini sangat bernilai, jangan sampai sang waktu menukar tempatmu dengan salah satu dari mereka di luar sana, sehingga membuat penyesalan pada akhirnya karena kelengahan dan ke-egoisan. Karena kesempatan hanya datang 1 atau 2 kali bukan berkali kali.
Reviewed by Andrie Wibowo
on
September 30, 2015
Rating:
No comments: