Huuuufffffff.....
Desah nafasku terdengar agak keras. Bersandar pada teras, ku pandang langit yang penuh dengan taburan gemerlap cahaya bintang yang seolah sedang berbincang satu dan lainnya. Sekilas mataku menatap gugusan bintang, dan dengan berfikir keras mataku mulai mengamati dengan menarik garis-garis dalam fikiran ku hingga dalam penglihatanku terbentuklah sebuah rasi bintang.
Sejenak pikiranku yang penat terbebas dari gejolak masalah yang di hadapi, yaaahh sementara ku kesampingkan segala realita yang terjadi hari ini. Biarkan otakku merasa bebas untuk sesaat.
Semilir desir angin malam menerpa tubuh ini hingga terasa membuatku menjadi melayang.
Dari atas sini, aku melihat ketiga bocah yang sedari tadi masih bermain sepeda. Suara tawa mereka terasa lepas, seakan tiada beban. Aku jadi teringat masa kecil, yang kurang lebih sama seperti mereka. Masa kecil yang hanya ingin bahagia, bermain, tertawa, bercanda bersama.
Suara bising mesin pesawat terbang mengacau fokus ku pada ketiga bocah yang sedari tadi aku amati. Mataku mulai beralih pada object yang mengeluarkan cahaya merah yang berkedip di atas langit yang makin lama makin hilang dari pandangan. Malam yang semakin larut, seakan menenangkan ragaku yang letih ...
Malamku...
Reviewed by Andrie Wibowo
on
April 20, 2016
Rating:
Reviewed by Andrie Wibowo
on
April 20, 2016
Rating:

No comments: